Website SMA Negeri -  1 Pangkalan Bun

Kategori Berita

Kontak

  • Telp
    0532-21233
  • Fax
    0532-21233
  • Email
    sma1pbun@yahoo.co.id

Layanan Lain

  • Cek Absen Online
  • Kemdikbud
  • Sertifikasi Guru
  • BSE
  • Rumah Belajar

Statistik Pengunjung

Total Pengunjung :
IP address anda : 3.227.235.183

Apa itu Covid-19 dan Dampaknya Terhadap PBM di Indonesia Oleh : Ritamawati Budiwinarsih, S.Pd

Umum - 25 April 2020

Apa itu Covid-19 dan Dampaknya Terhadap PBM di Indonesia

Oleh : Ritamawati Budiwinarsih, S.Pd

Berbicara tentang Covid-19 tentunya tidak asing bagi kita, meskipun Covid-19 merupakan hal yang baru. Jelas saja, karena dunia di gemparkan dengan wabah penyakit yang di sebabkan oleh Covid-19 ini, sehinga pemberitaan tentang Covid-19 selalu mewarnai media cetak maupum media elektronik. Bahkan media sosial juga di penuhi dengan pemberitaan Covid-19. Covid-19 menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan masyarakat, pelajar, mahasiswa bahkan kalangan ilmuwan.

Negara kita Indonesia, tak luput dari wabah Covid-19 ini, sehingga perlu adanya kerjasama pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi hal tersebut, agar penyebaran Covid-19 dapat diantisipasi sedini mungkin.

Mari kita membahas masalah Covid-19 ini secara mendalam. Penulis memberikan dua batasan masalah sebagai berikut (1). Apa itu Covid-19? (2). Bagaimana dampak Covid-19 terhadap PBM di Indonesia?

  1. Apa itu Covid-19?

Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-Cov-2). Gejala klinis yang muncul beragam, seperti gejala flu biasa (demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang komplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Cara penularanya, yaitu lewat droplet/percikan saat batuk, bersin atau berbicara. Kontak fisik dengan orang terinfeksi (menyentuh atau jabat tangan). Menyentuh hidung, mulut dan mata dengan tangan yang terpapar virus.

 

Cara pencegahan agar terhindar dari virus corona.

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, ketika batuk terapkan etika batuk, melakukan physical distancing.

Marilah kita dukung dan ikuti kebijakan pemerintah agar permasalahan Covid-19 yang melanda tanah air segera teratasi. Dengan tetap bertahan di rumah masing-masing, melakukan segala aktivitas di rumah, bekerja dari rumah, melakukan pembelajaran dari rumah, dan lain-lain. Bila ada hal yang sangat penting dan mengharuskan kita keluar maka jangan lupa menggunakan masker dan harus selalu menjaga jarak dari orang lain. Beri motivasi kepada masyarakat agar tidak takut yang berlebihan dengan adanya wabah covid-19 ini.

 

  1. Bagaimana dampak Covid-19 terhadap PBM di Indonesia?

Meluasnya wabah Covid-19 atau virus corona menjadi momentum bagi para pengajar untuk mengembangkan metode pembelajaran jarak jauh. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

“  Ini suatu bencana yang terjadi dalam skala nasional tapi ini menjadi kesempatan juga untuk para guru harus beradaptasi (menggunakan pembelajaran daring),”kata Nadiem dalam telekonferensi, Selasa (24 Maret 2020)

Dengan adanya anjuran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) berkaitan dengan penggunakan pembelajaran daring otomatis semua tenaga pendidik tertantang untuk meningkatkan kemampuanyan dalam bidang teknologi agar dapat memberikan pembelajaran dari rumah kepada peserta didik. Selain itu, guru juga lebih meningkatkan kemampuannya dalam mengolah materi pelajaran agar peserta didik tidak bosan meskipun belajar dari rumah. Ini merupakan kemajuan dalam bidang pembelajaran.

Pembelajaran daring merupakan salah satu wujud industri 4.0. Kemajuan yang paling terasa adalah internet. Semua computer tersambung ke sebuah jaringan yang sama. Sehingga dengan bantuan internet kita dapat melakukan pembelajaran meskipun kita tidak berada di sekolah. Kemajuan ini harus kita dukung bersama dengan terus mengasah kemampuan, dan terus belajar untuk meningkatkan kinerja kita sebagai pendidik.

Namun seiring berjalannya waktu ternyata, tidak sedikit diantara peserta didik di berbagai daerah yang mulai merindukan sekolah seperti biasa. Mereka mulai merindukan kehadiran guru di depan kelas, merindukan teman-teman  dan masih banyak momen di sekolah yang mereka rindukan. Tidak berbeda jauh dengan peserta didik yang ada di SMA Negeri 1 Pangkalan Bun. Berdasarkan  hasil wawancara yang penulis lakukan melalui media WA di group siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Bun,  bahwa sebagian besar anak-anak sudah mulai merindukan sekolah. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran guru tidak dapat digantikan dengan teknologi. Secanggih apapun sarana yang berbasis teknologi tanpa kehadiran guru maka prosen pendidikan disekolah akan tetap timpang, atau tidak dapat berjalan dengan optimal.

Pembelajaran secara on line dianggap melelahkan dan menjenuhkan, meskipun penbelajaran daring ini sudah menggunakan zoom sehingga dapat bertatap muka. Guru sebagai roh pembelajaran di kelas menjadi sesuatu yang sangat dirindukan siswa. Rindu dengan marahnya, candanya, kesabarannya dan berbagai hal positif yang tujuannya untuk memberiakan pendidikan pada peserta didik.

Tujuan Pendidikan Nasional Menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003. Pengertian pendidikan merupakan usaha yang dilandasi kesadaran dan terencana untuk menciptakan proses pembelajaran dan suasana belajar.

Sesungguhnya proses pendidikan bukan hanya berfokus pada pengajaran namun supaya peserta didik dapat mengembangkan potensi diri secara aktif untuk mendapatkan keterampilan, akhlak mulia, kecerdasan, kepribadian, pengendalian diri, dan kekuatan spiritual keagamaan yang diperukan oleh dirinya sendiri dan masyarakat.

Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, KI Hajar Dewantara menjelaskan bahwa pendidikan merupakan tutunan hidup dalam kehidupan anak-anak.

Melihat dari tujuan pendidikan di atas  maka  jelas guru sangat penting berbekal dengan teknologi karena dengan penambahan bekal teknologi guru akan lebih pemberikan pelayanan yang baik bagi peserta didik karena guru merupakan ujung tombak dari pendidikan. Peran guru sangat penting dalam mewujudkan tercapainya Pendidikan Nasional. Guru dapat menjadi teladan bagi peserta didik, dapat memberikan bimbingan, bahkan guru juga dapat menjadi teman. Dengan berbagai pendekatan yang dilakukan guru dapat mengembangkan  berbagai karakter baik, yang harus dimiliki peserta didik, sehingga peran ini tidak dapat digantikan dengan apapun.

Tetap semangat Bapak/Ibu guru, mari kita  ikuti  industri 4.0, dengan berbekal teknologi dan terus berjuang untuk generasi bangsa yang berkualitas.

 

 

Daftar Pustaka

https://salamadian.com/tujuan-pendidikan-nasional-menurut-UU.No20-tahun  diakses pada 19 Februari 2018.

https://www.zenius.net/apa itu-revolusi-industri-4.0 2019 diakses 28 Januari 2019.

Razi, Fakhrur,H. 2020. Bunga Rampai Covid-19:Buku Kesehatan   Mandiri Untuk Sahabat. Depok: PD Prokami.

https://www.facebook.com/momentum-guru-kembangkan-pembelajaran-jarak-jauh, diakses pada 24 Maret 2020 pukul 16.55.

https://www.kompasiana.com/dampak-covid-19-bagi-pendidikan-dalam-perspektif sosiologi, diakses pada 28 Maret 2020 pukul 10.43.

Baca Juga

0 Komentar

Belum ada komentar

Kirim Komentar

Nama Anda

Kota

Email

Komentar